Manusia,Tanaman, dan Lingkungan

Hubungan serasi, selaras dan seimbang dari ketiga komponen judul topik yang disebutkan pada tulisan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi kita. Manusia, menurut ajaran agama Islam mempunyai tugas sebagai kalifah fil ard yaitu kalifah dimuka bumi berkewajiban mengelola alam dan lingkungan ini dengan baik dan benar. Yang dimaksud baik berarti: semua tindakan dan perlakuan kita terhadap alam dan lingkungan harus mendatangkan manfaat utamanya bagi manusia itu sendiri. Benar artinya apa yang kita lakukan terhadap alam dan lingkungan harus mengacu sesuai dengan hukum alam yang berlaku. Hukum-hukum alam yang bersifat tetap dan abadi dapat dipelajari lebih luas di dalam Al Qur’an dan Al Hadist yang telah banyak dijabarkan oleh para alim ulama, ilmuwan dan teknolog.
Apabila kita melakukan tindakan perlakuan terhadap alam dan lingkungan dengan mengacu Al Qur’an dan Al Hadist sudah dapat diharapkan bahwa apa yang kita lakukan didunia ini sebagai kalifah fil ard pemimpin dimuka bumi pasti benar dan insya Allah mendapat ridhlo dari yang Maha Kuasa. Amiin.
Tanaman sebagai organisme hidup mempunyai peranan penting dalam proses kehidupan di dunia, karena dapat melakukan proses fotosintesa yaitu reaksi antara senyawa karbon dioksida dengan air menjadi bahan organik dan oksigen ditambah energi yang dihasilkan dari proses tersebut yang kemudian dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan makan, metabolisme tubuh, melakukan pernafasan dan proses kehidupan yang sangat komplek.
Lingkungan hidup manusia dan tanaman yang terdiri atas tanah, air dan udara, keberadaannya tidak bisa berdiri sendiri dalam melakukan proses kehidupan ini. Karena satu sama lain saling mempengaruhi dan terkait dalam proses untuk menjadikan alam dan lingkungan menjadi selaras, serasi dan seimbang sesuai dengan konsep ekologi.
Hubungan timbal balik antara tanah, air dan udara secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut:
Udara

Tanah Air
Gambar 1. Hubungan tanah, air dan udara di alam
Sesuai siklus yang digambarkan diatas, masing-masing keberadaan komponen lingkungan hidup manusia dan tanaman dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Komponen tanah.
________________________________________
Pada komponen tanah juga terdapat air dan udara. Tanah dianggap sesuai untuk pertumbuhan tanaman apabila ketiga komponen tersebut memenuhi persyaratan tumbuh tanaman untuk melangsungkan kehidupannya. Berarti perbandingan tanah, air dan udara harus seimbang dengan kebutuhan hidup setiap jenis tumbuhan. Artinya setiap jenis tumbuhan akan hidup dengan baik apabila perbandingan ketiga komponen tersebut sesuai.

Menjadi kewajiban ekolog, bagaimana memperoleh perbandingan yang tepat dari ketiga komponen lingkungan yaitu tanah, air dan udara agar tanaman dapat tumbuh, kembang dan menghasilkan yang maksimum dari tanaman yang diusahakan.
2. Komponen Air.
Komponen air penting bagi organisme dan makhluk hidup. Tidak ada kehidupan tanpa adanya air. Telah terbukti di bulan dan planet lain tidak ada organisme dan makhluk hidup karena tidak ada air. Sudah dibuktikan dengan berbagai macam percobaan dan perlakuan bahwa manusia maupun tumbuh-tumbuhan yang kekurangan air akan menyebabkan terganggunya proses metabolisme dalam tubuhnya.Apabila keadaan ini dibiarkan terus sampai kandungan air dalam tubuh habis, maka manusia atau tumbuh-tumbuhan akan mati.
3. Komponen Udara.
Udara di atmosfir terdiri dari banyak macam gas. Kelompok gas yaitu gas Nitrogen, gas oksigen, gas karbondioksida dan gas Argon yang sangat berperanan untuk melangsungkan kehidupan organisme dan makhluk hidup. Tanpa gas Oksigen dan gas karbondioksida, organisme dan makhluk hidup tidak dapat melangsungkan kehidupannya.
Manusia dan tanaman di alam ini dimasukkan dalam kelompok komponen lingkungan biotik. Sedangkan kelompok komponen abiotik terdiri atas tanah, air dan udara. Kedua kelompok komponen biotik dan abiotik saling berinteraksi melakukan proses fisika, kimia dan biologis. Yang terjadinya sangat komplek sehingga sampai saat ini belum dapat dijelaskan seluruhnya.
Setelah memahami keberadaan manusia, tanaman dan lingkungan. Kemudian mengetahui peranan dan hubungan masing-masing komponen, menjadi jelas bagi kita bahwa mengabaikan kerusakan lingkungan akan berakibat perubahan ekosistem yang dapat membahayakan kelestarian alam dan kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s