Berita Duka Cita

Ina lilahi wa ina ilaihi rojiun

Telah terjadi musibah yang sungguh sangat memilukan bagi warga Siketi dan sekitarnya, akibat dari kecelakaan kendaraan elf carteran yang hendak membawa penumpang dari Siketi-Dukuh Benda-Bumijawa-Tegal menuju tempat dimana mereka hendak mengadu nasib di jakarta, berdasarkan informasi kejadian kecelakaan terjadi di Jalur Pantura yaitu di Arjawinangun Kab. Cirebon, dan merenggut nyawa 9 orang warga Siketi dan 3 orang masih dalam keadaan Kritis, berita ini saya kutip dari Cybernew Slawi
Slawi, CyberNews. Sebanyak sembilan korban kecelakaan di ruas Jalan Pantura Tegal Gubuk, Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dimakamkan, kemarin. Kecelakaan yang terjadi pada Kamis dini hari (27/1) sekitar pukul 00.30 WIB itu, dimakamkan secara terpisah, walaupun korban yang meninggal berasal dari satu desa, yakni Desa Dukuh Benda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.
Sembilan orang yang tewas, yakni Wartim (40), Mansur (35), Saipah (18), Komaryadi (25), Slamet (27), Abdullah (32), Maryono (28), Toni (25) dan Dulmuji (15). Empat penumpang Elf yang luka serius masing-masing Ruslan (35), Tahudi (35), Tolkah (28), dan Hasan (40). Keempat korban itu dirawat di Rumah Sakit Tegal dan di Rumah Sakit Cirebon.
Menurut Sulistio (33) adik ipar dari korban tewas Komaryadi, kecelakaan itu membuat keluarganya bersedih, sebab kakak iparnya yang bekerja sebagai sales di Jakarta itu meninggalkan seorang istri dan satu anaknya. Kesedihan itu makin mendalam dengan dua keponakannya yang ikut dalam kecelakaan maut itu, yakni Abdullah (tewas) dan Tolkah (dirawat). Kedua keponakannya itu juga telah memiliki istri dan satu anak. Tolkah dirawat di Rumah Sakit Tegal bersama Ruslan. Sementara Tahudi dan Hasan dirawat di Rumah Sakit Cirebon.
”Ketiga keluarga saya langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Benda pada Kamis sore sekitar pukul 18.30 WIB,” katanya.
Sulistio yang juga bekerja di Jakarta sebagai sopir taxi itu menceritakan, ketiga keluarganya berangkat ke Jakarta bersama 10 warga Dukuh Benda lainnya. Mereka berangkat pukul 21.00 pada Rabu (26/1) dengan menggunakan elf carteran yang biasa digunakan warga sekitar untuk ke Jakarta. Elf itu milik Ruslan (sopir elf) warga Dukuh Benda yang ikut menjadi korban kecelakaan maut tersebut. Mereka merupakan para pekerja yang rata-rata bekerja sebagai sopir taxi dan bajaj di Jakarta.
”Tujuan mereka ke Jembatan Lima, Jakarta Utara. Warga Dukuh Benda memang kalau ke Jakarta menggunakan elf carteran itu. Selain langsung sampai tujuan, juga lebih hemat,” katanya.
Suasana duka juga terjadi pada keluarga Kusni (50). Dua anaknya, Maryono dan Dulmuji tewas dalam kecelakaan di Pantura Cirebon itu. Maryono yang merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara itu meninggalkan istri dan satu anak. Sementara Dulmuji, anak terakhirnya belum menikah.
”Saya memakamkan kedua anak saya di sebelah utara rumah pada pagi tadi, karena ingin lebih dekat. Sedangkan korban lainnya dimakamkan di pemakaman umum,” terang Kusni yang telah ditinggal mati suaminya sejak empat tahun lalu.
Informasi yang berhasil dihimpun Suara Merdeka CyberNews, kecelakaan tersebut terjadi pada saat sebuah mobil elf carteran yang membawa 13 pekerja Desa Dukuhbenda itu, ban mobilnya meletus. Mobil itu oleng dan keluar dari jalur. Sementara di saat bersamaan muncul sebuah mobil truk tronton bernopol AG 8075 IA yang melaju cukup cepat. Sopir truk pun tak bisa mengendalikan kendaraannya hingga akhirnya menabrak elf tersebut. Kecelakaan tersebut ditangani Polsek Susukan.
Oleh Karena itu Kami Segenap Warga Ikatan Perantau Glempang (IPG) turut berduka cita atas kejadian yang menimpa saudara2 kami dari Desa Siketi dan turut serta mendoakan bagi yang meninggal semoga arwahnya diberikan ketenangan dan diterima iman islamnya serta diampuni segala kesalahan dan dosa2nya dan bagi yang masih hidup semoga segera pulih dari sakitnya dan kembali dapat berkumpul dengan keluarga serta bagi keluarga korban semoga Senantiasa Alloh memberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran karena semua yang terjadi semata2 takdir dari Alloh.Amin.
Untuk itu kami menghimbau kepada segenap warga IPG untuk ikuti peduli dan membantu saudara2 kita yang terkena musibah tersebut, dan kami membuka posko bantuan untuk korban kecelakaan tersebut, untuk konfirmasinya anda dapat menghubungi sekretariat IPG atau pengurus IPG.

Sekian dan agar harap menjadi maklum

Pengurus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s